Matematika merupakan salah satu pelajaran yang wajib dipelajari oleh siswa, tidak terkecuali siswa Sekolah Dasar (SD). Mendengar kata matematika maka yang terpikir adalah angka-angka. Mata pelajaran Matematika adalah mata pelajaran yang hampir tidak disukai oleh sebagian besar siswa, padahal mata pelajaran matematika sangat dekat dalam kehidupan sehari-hari. Pada hakikatnya matematika adalah : (1) kegiatan mencari pola, (2) kegiatan memecahkan masalah, (3) kegiatan berkomunikasi, dan (4) kegiatan menyelidiki. Dengan demikian matematika itu bukanlah pelajaran yang satu-satunya di penuhi dengan angka-angka saja, tetapi matematika adalah pelajaran yang juga dapat berupa kegiatan komunikasi dari aktivitas sehari-hari.
Salah satu alternatif pendekatan pembelajaran matematika yaitu dengan metode matematika realistik. Metode pembelajaran ini berusaha untuk membuat mata pelajaran matematika sebagai sesuatu yang tak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari. Metode ini menekankan pada kebermaknaan proses belajar, suatu proses akan bermakna ketika menggunakan masalah realistik dan siswa terlibat langsung di dalamnya. Suatu masalah dikatakan realistik jika masalah tersebut dapat dibayangkan atau nyata dalam pikiran siswa. Metode ini juga menuntut siswa menjadikan matematika bukan sebagai produk jadi melainkan mereka harus membangun matematika itu sendiri. Maka dari itu penggunaan situasi konkret menjadi penting dilakukan, situasi konkret ini dapat digambarkan dengan kegiatan sehari-hari, sebagai contoh mencatat dan menghitung barang belanjaan dikantin sekolah, seperti pembelajaran pada materi statistik di kelas 5A yang langsung di pimpin oleh walikelas yaitu Bapak Arie Sanjaya, S.Pd. M.Pd.
Pembelajaran tersebut diawali dengan guru mempersiapkan kantin kelas, guru membagikan Lembar Kerja Siswa (LKS), masing-masing kelompok yang telah ditentukan (beranggota 5 orang) membeli belanjaan di kantin tersebut, jumlah dan nama barang jajanan yang dibelanjakan ditulis ke dalam lembar LKS, selanjutnya masing-masing kelompok membuat diagram batang dari data belanjaan mereka dikarton manila yang telah di siapkan guru. Pembelajaran ini berjalan dengan tenang, siswa merasa senang, terasa ringan dan tidak merasa bahwa matematika itu sulit, selain itu siswa juga diajak untuk sama-sama menyadari bahwa matematika itu ada pada kehidupan sehari-hari mereka.
 |
Gambar 1
Siswa sedang menjaga kantin kelas |
 |
| Siswa sedang berbelanja dikantin kelas |
 |
| Siswa sedang berkomunikasi antara penjaga dan pembeli |
 |
| Siswa sedang mencatat hasil belanjaan kedalam LKS |
 |
| Siswa sedang mencatat hasil belanjaan kedalam LKS |
 |
| Guru sedang membimbing dan melihat hasil kerja siswa |
 |
| Guru sedang membimbing dan melihat hasil kerja siswa |
 |
| Siswa sedang asyik mencatat hasil belajaan sambil menikmati belajaannya |
 |
| Siswa sedaang mencatat hasil belanjaan ke dalam LKS |
 |
| Hasil gambar diagram batang dari hasil belajaan |
 |
| Siswa sedang membuat diagram batang dari data belanjaannya |
 |
| Hasil gambar diagram batang siswa |
Salam Pendidikan SD Negeri 1 Sabang ...
0 comments:
Posting Komentar