DINDA ANINDYA ANAK DISABILITAS MENJADI PETUGAS UPACARA


DINDA ANINDYA Membacakan Janji Siswa 

Petugas Upacara Pengibar Bendera Mereh Putih
Upacara senin pagi merupakan hal yang biasa dilaksanakan di sekolah-sekolah. Namun upacara senin tanggal 9 September 2019 tidak seperti upacara senin-senin sebelumnya, karena salah satu petugas upacara merupakan siswa disabilitas. Disabilitas atau keterbatasan diri dapat bersifat fisik, kognitif, mental, sensorik, dan emosional. Tidak semua orang terlahir dengan keadaan normal, banyak orang memilih menyerah dan berputus asa ketika melihat kenyataan bahwa ia berbeda dengan orang-orang di sekitarnya. Berbeda dengan siswa yang bernama Dinda Anindya, secara fisik ia terlihat berbeda dengan teman-teman lainnya yaitu hanya memiliki satu tangan.

DINDA ANINDYA Sedang Membaca Janji Siswa
Dindan Anindya dilahirkan di Sabang pada tanggal 27 November 2008. Dinda dikenal sebagai anak yang patuh, periang dan termasuk anak yang bisa dalam mengikuti pembelajaran di kelas. Saat ini Dinda duduk di kelas 5B, Dinda juga anak yang selalu semangat disetiap kegiatan yang diberikan guru, ia tidak membiarkan keterbatasan itu menjadi halangan yang dapat menghentikannya baik bermain taupun belajar. Salah satu contoh pada saat walikelas meminta Dinda untuk menjadi petugas upacara sebagai pembaca janji siswa, Dinda dengan senang dan semangat menjawab “ya pak” setelah melihat semangat dan keinginan Dinda walikelas bapak Arie Sanjaya, S.Pd., M.Pd memberikan bimbingan dan lembar janji siswa untuk ia dapat belajar dirumah.

Video Ikrar Janji Siswa Oleh DINDA ANINDYA


            Dinda bercita-cita menjadi  dokter dan youtuber " Semoga semangat Dinda ini dapat menjadi inspirasi kita semua untuk bisa lebih bersyukur apa yang telah Allah SWT berikan kepada kita. Mereka bagian dari kita dan mereka juga memiliki kesempatan yang sama seperti kita untuk tersenyum, bermain, dan menggapai cita-citanya. Salam Pendidikan !!!






    Facebook Komentar
    Blogger Komentar

0 comments:

Posting Komentar